додому Keuangan & Bisnis Bisnis & Startup Bagaimana Nestlé Membangun Perusahaan Makanan Terbesar di Dunia Melalui Akuisisi Strategis

Bagaimana Nestlé Membangun Perusahaan Makanan Terbesar di Dunia Melalui Akuisisi Strategis

Nestlé SA beroperasi di lebih dari 70 negara dari kantor pusatnya di Vevey, Swiss. Perusahaan menjual susu kental dan bubuk, makanan bayi, coklat, keju, kopi instan, teh, bumbu, dan makanan beku. Skalanya menjadikannya perusahaan makanan terbesar di dunia, status yang dipertahankan sebagian besar melalui sejarah panjang pembelian perusahaan lain.

Akar bisnis ini dimulai pada tahun 1866. Dua perusahaan Swiss didirikan pada tahun itu: Anglo-Swiss Condensed Milk Co. dan sebuah perusahaan yang didirikan oleh Henri Nestlé untuk memproduksi susu formula bayi pertama. Mereka bergabung pada tahun 1905 menjadi Nestlé dan Anglo-Swiss Condensed Milk Co. Penggabungan tersebut menjadi landasan ekspansi selama beberapa dekade.

Tonggak Penting dalam Sejarah Produk Nestlé

Nestlé tidak hanya berhasil mencapai puncak; itu juga menciptakan kategori produk baru. Perusahaan ini menciptakan coklat susu pertama. Pada tahun 1937, mereka memperkenalkan kopi instan pertama, yang diproduksi dengan nama Nescafé. Inovasi-inovasi ini membantu membangun pengenalan merek sebelum akuisisi benar-benar meningkat pesat.

Perusahaan ini mengadopsi namanya yang sekarang, Nestlé SA, pada tahun 1977. Namun lintasan pertumbuhannya sudah mapan pada saat itu.

Bagaimana Nestlé Memperluas Portofolionya Melalui Akuisisi

Akuisisi telah menjadi mesin di balik jangkauan global Nestlé. Perusahaan membeli beberapa merek besar untuk mendiversifikasi penawarannya dan memasuki pasar baru.

  • 1960: Mengakuisisi Crosse & Blackwell, sebuah perusahaan makanan Inggris yang terkenal dengan makanan kaleng dan bumbu.
  • 1973: Mengakuisisi Stouffer Corp., sebuah perusahaan makanan beku Amerika.
  • 1984: Mengakuisisi Carnation Co., merek susu ternama.
  • 2001: Mengakuisisi makanan hewan peliharaan Ralston Purina, menambah divisi makanan non-manusia secara signifikan.

Pembelian ini memungkinkan Nestlé untuk menawarkan produk yang lebih beragam, mulai dari makanan beku hingga makanan hewan, di bawah satu payung perusahaan. Strateginya bukan hanya soal ukuran; ini tentang mengendalikan jaringan distribusi dan portofolio merek di berbagai wilayah.

Kemampuan Nestlé untuk mengintegrasikan merek-merek yang diakuisisi ke dalam infrastruktur global yang ada merupakan hal yang membedakan model pertumbuhannya dari konsolidasi pasar sederhana.

Mengapa Nestlé Tetap Menjadi Perusahaan Makanan Terbesar di Dunia?

Jawabannya terletak pada konsistensi. Meskipun pesaing datang dan pergi, Nestlé tetap membeli. Pada tahun 1960-an hingga tahun 2000-an terjadi serangkaian kesepakatan yang mendominasi kategori-kategori tertentu. Saat ini, kehadiran perusahaan ini di lebih dari 70 negara berarti perusahaan ini dapat memanfaatkan rantai pasokan lokal dan wawasan konsumen dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh pesaing yang lebih kecil.

Apakah mudah untuk mempertahankan posisi itu? Tidak. Persaingan sangat ketat dan selera konsumen berubah. Namun infrastruktur yang dibangun selama 150 tahun, dimulai dengan penggabungan tahun 1866, menyediakan parit yang sulit untuk diseberangi. Sejarah perusahaan menunjukkan sebuah pola: berinovasi terlebih dahulu, lalu beli sesuai skala.

Exit mobile version