Sang maestro real estate dan investor Shark Tank Barbara Corcoran telah membangun kekayaan bersih sebesar $100 juta melalui investasi properti yang cerdas dan disiplin keuangan. Nasihatnya, yang disaring dari pengalamannya selama bertahun-tahun, sangat berfokus pada real estate namun juga berlaku secara luas dalam membangun kekayaan. Berikut delapan prinsip intinya, yang dipreteli untuk penerapan praktis.
1. Beli Real Estat Lebih Awal
Corcoran menekankan pentingnya memasuki pasar perumahan sesegera mungkin secara finansial. Menunggu waktu yang “sempurna” adalah sebuah kesalahan; harga umumnya naik dalam jangka panjang. Masuk lebih awal mengamankan posisi Anda dan memungkinkan Anda berdagang seiring bertambahnya kekayaan Anda. Mengingat gejolak perekonomian saat ini, ia berpendapat bahwa sekarang adalah saat yang tepat untuk berinvestasi.
2. Jangan Menunggu Suku Bunga Turun
Keragu-raguan untuk menurunkan suku bunga bisa menjadi bumerang. Corcoran memperingatkan bahwa penurunan suku bunga akan memicu kegilaan pembelian, sehingga mendorong harga naik tajam (10-20%). Bertindak sekarang untuk menghindari lonjakan persaingan ini. Pasar tidak berhenti sejenak untuk mencapai kondisi ideal; itu bergerak apakah Anda siap atau tidak.
3. Berinvestasi di Kawasan Berkembang
Target lingkungan yang sedang meningkat. Lokasi-lokasi ini menawarkan potensi apresiasi yang lebih tinggi dan menghindari jebakan seperti risiko subprime mortgage. Area pertumbuhan menghasilkan keuntungan yang lebih besar ketika Anda akhirnya menjualnya. Strategi ini memerlukan tinjauan ke masa depan namun merupakan jalur yang terbukti menghasilkan keuntungan.
4. Pertimbangkan Kabupaten yang Diremehkan
Jika pertimbangan keluarga bukan prioritas, jelajahi area dengan nilai properti lebih rendah karena distrik sekolahnya lebih miskin. Bidang-bidang ini seringkali memberikan peluang pertumbuhan yang signifikan. Biaya masuk yang lebih rendah berarti potensi keuntungan yang lebih tinggi. Namun, Corcoran secara khusus menyarankan untuk tidak melakukan investasi di Florida saat ini, dengan alasan penilaian berlebihan di hotspotnya.
5. Berikan 20% pada Properti Multi-Unit
Bagi investor yang serius, uang muka sebesar 20% untuk bangunan multi-unit tidak dapat dinegosiasikan. Hal ini memungkinkan pendapatan sewa untuk menutupi hipotek, yang secara efektif menghasilkan pendapatan pasif. Ini adalah biaya awal yang tinggi untuk mendapatkan keuntungan maksimal dalam jangka panjang. Tujuannya adalah untuk mencapai titik impas sementara penyewa membayar tagihannya.
6. Kesan Pertama Penting Saat Menjual
Pembeli membentuk opini dalam hitungan detik setelah memasuki properti. Fokus pada pintu masuk, ruang tamu, dan dapur. Renovasi kecil dapat meningkatkan nilai yang dirasakan secara signifikan. Presentasi baru dapat menghasilkan penjualan lebih cepat dengan harga lebih tinggi.
7. Belanja Suku Bunga Hipotek Secara Agresif
Jangan terima tawaran pertama. Corcoran menegaskan, bank kerap memberikan diskon kepada nasabah setianya. Bahkan perbedaan kecil (0,25%) dapat menghemat banyak uang selama masa pinjaman. Perbandingan belanja itu penting, bukan opsional.
8. Mulailah Berinvestasi Sejak Dini, Carilah Dukungan Keluarga
Investor muda harus memulainya sesegera mungkin, meskipun itu berarti meminta bantuan keluarga (terutama uang muka). Corcoran menepis stigma tersebut, dengan menyatakan bahwa sebagian besar pembeli di bawah 40 tahun di New York mengandalkan dana keluarga. Memanfaatkan sumber daya yang ada mempercepat akumulasi kekayaan.
Nasihat Corcoran lugas namun efektif: real estat adalah alat untuk membangun kekayaan, dan waktu, lokasi, serta negosiasi yang agresif adalah kuncinya. Mengabaikan prinsip-prinsip ini berarti kehilangan potensi keuntungan yang signifikan.





























