Biaya Sebenarnya Menjadi Kakek-Nenek di Amerika: Beban Tahunan sebesar $4,000

8

Kakek-nenek Amerika menghabiskan sekitar $4,000 per keluarga setiap tahun untuk cucu-cucu mereka, dengan total $264 miliar secara nasional, menurut data dari The Senior List. Komitmen finansial yang besar ini sering kali lebih dari sekedar hadiah, termasuk menutupi pengeluaran dasar seperti makanan, perumahan, dan pendidikan.

Meningkatnya Ketegangan Keuangan pada Lansia

Sebagian besar kakek-nenek berkorban untuk menghidupi keluarga mereka. Studi tersebut mengungkapkan bahwa satu dari sepuluh telah menunda masa pensiun atau berhutang untuk membantu cucu-cucunya membayar uang sekolah, pembayaran perumahan, dan biaya hidup sehari-hari. Tekanan ini diperparah oleh iklim perekonomian saat ini, dimana banyak warga lanjut usia yang hidup dengan pendapatan tetap dan menghadapi peningkatan biaya untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti perumahan dan bahan makanan.

Pengeluaran Selain Hadiah

Pengeluaran tahunan rata-rata untuk cucu mencapai sekitar $3,948, tidak hanya mencakup hadiah tetapi juga biaya hidup penting dan investasi jangka panjang seperti dana kuliah. Khususnya, satu dari lima kakek-nenek yang mendukung kakek-nenek merasa terbebani secara finansial karena kontribusi ini.

Selain itu, 12% kakek-nenek memberikan bantuan keuangan langsung untuk biaya perumahan (sewa atau hipotek), sementara 16% tinggal bersama cucu mereka untuk mengurangi pengeluaran keluarga secara keseluruhan. Hal ini menunjukkan sejauh mana upaya kakek-nenek untuk memastikan stabilitas keuangan keluarga mereka.

Kesediaan Berkorban

Studi ini juga menunjukkan bahwa 26% kakek-nenek melaporkan hidup lebih hemat untuk menghidupi cucu mereka, bahkan terkadang menunda atau membatalkan rencana pensiun. Separuh dari responden akan menunda masa pensiunnya, sementara 40% akan berhenti pensiun sepenuhnya, jika hal tersebut berarti membantu cucu-cucunya.

Nilai Dukungan Non-Moneter

Meskipun bantuan keuangan sangat penting, 94% kakek-nenek memberikan dukungan non-finansial dengan membangun ikatan keluarga yang kuat, menawarkan bimbingan, melestarikan tradisi, dan membantu pendidikan. Kontribusi ini membangun kebiasaan sehat dan mendorong kemandirian tanpa memerlukan pengeluaran uang.

Tekanan Ekonomi dan Perencanaan Masa Depan

Meskipun ada beban finansial, 63% kakek-nenek percaya bahwa kesejahteraan cucu-cucu mereka bisa dibenarkan jika ada pengorbanan. Namun, inflasi dan tantangan ekonomi telah memaksa separuh responden mengurangi pengeluaran mereka untuk membeli cucu.

Studi ini diakhiri dengan saran bahwa keluarga harus secara kolaboratif menyusun strategi dukungan keuangan untuk generasi mendatang melalui perencanaan investasi, rekening tabungan perguruan tinggi, dan persiapan harta warisan. “Celah kakek-nenek,” yang memungkinkan kontribusi ke 529 rekening tabungan tanpa membahayakan kelayakan bantuan keuangan, memberikan pilihan yang layak untuk dukungan jangka panjang.

Pada akhirnya, meskipun menjadi kakek-nenek di Amerika membutuhkan biaya yang besar, ada cara untuk memberikan dukungan sekaligus menjaga stabilitas keuangan untuk semua generasi yang terlibat.