Hindari Keputusan Investasi Senin Pagi: Data Dibalik Alasannya

6

Membuat pilihan investasi yang cerdas bukan hanya apa yang Anda putuskan, tetapi kapan. Meskipun partisipasi pasar jangka panjang adalah kuncinya, waktu perdagangan Anda berdampak signifikan terhadap keuntungan. Secara khusus, Senin pagi terbukti merupakan waktu terburuk untuk melakukan pergerakan portofolio yang signifikan. Ini bukanlah spekulasi; hal ini didukung oleh penelitian tentang stres, siklus tidur, dan volatilitas pasar.

Faktor Stres: Mengapa Hari Senin Merusak Penilaian

Hari Senin secara universal diakui sebagai hari dengan tingkat stres yang tinggi. Ini bukan hanya sekedar anekdot; hal ini terkait dengan peningkatan risiko kesehatan dan gangguan pengambilan keputusan. Gangguan pola tidur di akhir pekan membuat banyak orang merasa lelah dan terkuras secara mental, sehingga mengurangi kapasitas kognitif. Gabungkan hal ini dengan tindakan memantau harga saham yang sudah penuh tekanan, dan kemungkinan membuat kesalahan akan meningkat secara dramatis. Satu-satunya pengecualian adalah mempertahankan jadwal tidur yang konsisten, bahkan di akhir pekan, untuk mengurangi kemerosotan di hari Senin.

Efek Berita Akhir Pekan: Reaksi Pasar yang Meningkat

Masalahnya bukan hanya pada hari Senin itu sendiri. Akhir pekan menjelang hari itu memainkan peran penting. Masyarakat mengonsumsi lebih banyak berita secara signifikan pada akhir pekan – Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan tambahan 45 menit konsumsi berita TV per hari. Pemaparan yang luas terhadap informasi terkait pasar, ditambah dengan fakta bahwa pasar tutup, memungkinkan munculnya berita utama yang menimbulkan kecemasan.

Hasilnya? Perubahan harga yang berlebihan pada Senin pagi, memperkuat ketakutan dan keserakahan di kalangan investor. Respons emosional ini sering kali mengarah pada perdagangan impulsif.

Volatilitas dan Kelumpuhan Keputusan: Kombinasi yang Berbahaya

Malam hari di tengah minggu jauh lebih baik untuk pengambilan keputusan investasi, sehingga memungkinkan refleksi yang tenang. Namun, Senin pagi ditandai dengan meningkatnya volatilitas. Spread bid-ask melebar, dan fluktuasi harga yang tajam memicu penjualan panik.

Otak kita dirancang untuk merespons ancaman langsung, bukan keuntungan jangka panjang. Volatilitas terasa seperti sebuah ancaman, memaksa pengambilan keputusan secara emosional yang sering kali mengakibatkan kerugian – keuntungan yang sebenarnya bisa diperoleh dengan kesabaran.

Jika Anda harus berdagang pada hari Senin, tunda hingga sore atau sore hari saat volatilitas mereda. Namun idealnya, tunda keputusan besar hingga Selasa, Rabu, atau Kamis untuk kejelasan yang optimal.

Kesimpulannya, pertemuan antara stres, peningkatan konsumsi berita, dan volatilitas pasar menjadikan Senin pagi sebagai waktu yang sangat buruk untuk membuat keputusan investasi. Dengan mengenali pola ini dan menyesuaikan waktunya, Anda dapat meningkatkan kualitas perdagangan Anda dan melindungi portofolio Anda dari kesalahan impulsif.