Pekerjaan manusia tidak dimulai dengan gaji. Ini dimulai dengan kelangsungan hidup.
Pada 40.000 SM, kelompok berburu bersama. Mereka melacak binatang. Anggota yang lebih muda atau lebih lemah mengumpulkan makanan. Itu adalah upaya tim. Tidak ada yang makan jika kelompoknya tidak makan.
Lalu datanglah pertanian. Perubahan ini menciptakan surplus pangan. Tiba-tiba, orang tidak perlu berburu atau mencari makan setiap hari. Beberapa bisa mengambil tembikar. Yang lain mencoba menenun atau metalurgi. Masyarakat mulai berkembang.
Selama berabad-abad, pekerjaan Anda adalah takdir Anda. Hirarki sosial yang kaku menentukan siapa melakukan apa. Bangsawan memerintah. Pendeta berdoa. Para saudagar berdagang. Pengrajin dibuat. Para petani mengolah tanah. Pekerjaan Anda sangat ditentukan oleh kelahiran Anda.
Eropa Abad Pertengahan menyaksikan kebangkitan serikat pengrajin. Kelompok-kelompok ini mengendalikan produksi. Mereka membatasi pasokan tenaga kerja di setiap profesi. Jika kamu ingin menjadi pandai besi, kamu harus melalui guild. Mereka melindungi anggotanya. Mereka menjaga standar tetap tinggi.
Kota-kota berkembang. Pekerjaan baru muncul di bidang hukum. Kedokteran maju. Pertahanan menjadi bidang khusus. Perdagangan berkembang.
Kemudian Revolusi Industri melanda. Tenaga uap mengubah segalanya. Pabrik menggantikan bengkel. Pembagian kerja menjadi praktik standar. Seorang pengrajin tidak lagi membuat sepatu utuh. Pekerja tidak terampil atau semi-terampil melakukan tugas yang berbeda. Efisiensi meroket. Perusahaan manufaktur tumbuh besar-besaran.
Suku cadang dan peralatan mesin yang terstandarisasi memungkinkan dilakukannya penskalaan. Namun skala memerlukan manajemen. Abad ke-19 melahirkan peran baru. Manajer. Pengawas. Akuntan. Insinyur. Teknisi. Penjual. Posisi-posisi ini semakin terspesialisasi.
Tren menuju spesialisasi berlanjut hingga abad ke-21. Kami sekarang memiliki disiplin ilmu yang berfokus sepenuhnya pada bagaimana pekerjaan diselesaikan. Manajemen produksi. Hubungan industrial. Administrasi personalia. Rekayasa sistem. Kami menganalisis mekanisme kerja kami sendiri.
Pada pergantian abad, otomatisasi telah mulai berlaku. Teknologi mendorong pertumbuhan luar biasa dalam industri jasa. Kami beralih dari membuat sesuatu menjadi menyediakan layanan.
Apa dampaknya bagi kita saat ini?
Kami masih bekerja. Namun sifat pekerjaan tersebut telah bergeser dari kelangsungan hidup fisik menjadi manajemen khusus dan pemberian layanan. Pertanyaannya bukan hanya bagaimana kita mencari nafkah. Begitulah cara teknologi mengubah apa yang sebenarnya kita lakukan.

























