Pada tahun 1893, Empire State Express memecahkan rekor kecepatan. Diangkut oleh lokomotif uap 999 yang terkenal, kereta yang menghubungkan Kota New York ke Buffalo melaju dengan kecepatan 112 mil per jam. Itu menjadikannya kendaraan darat tercepat di dunia. Itu adalah momen kemenangan bagi Perusahaan Kereta Api Pusat New York. Namun kejayaan itu tidak akan bertahan lama.
Rel kereta api itu sendiri memiliki asal usul yang sederhana. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1853. Ini bukanlah jalur baru. Itu adalah konsolidasi sepuluh jalur kereta api kecil. Jalur ini sejajar dengan Kanal Erie antara Albany dan Buffalo. Bagian tertua dari teka-teki itu adalah Mohawk dan Hudson. Dibuka pada tahun 1831. Ini adalah jalur kereta api pertama di negara bagian New York.
Orang-Orang yang Membangun Kekaisaran
Kekuatan pendorong dibalik konsolidasi awal ini adalah Erastus Corning. Dia empat kali menjadi walikota Albany. Dia juga menjabat sebagai presiden Kereta Api Utica dan Schenectady. Jalur itu merupakan salah satu jalan yang akhirnya menyatu dengan Pusat. Corning memimpin perusahaan baru hingga tahun 1864.
Lalu datanglah Cornelius Vanderbilt. Dia kejam. Dia menurunkan harga saham Central. Dia memenangkan kendali pada tahun 1867. Vanderbilt menggabungkan New York Central dengan jalur kereta api New York dan Hudson miliknya. Jalur itu terbentang dari Manhattan hingga Albany. Dia tidak berhenti di situ.
Pada tahun 1871, Vanderbilt menambahkan Michigan Central Railway. Dua tahun kemudian, pada tahun 1873, dia menghubungkan sistem tersebut ke Lake Shore dan Michigan Southern Railway. Ini memperluas jangkauannya dari Buffalo hingga Chicago. Jaringan tersebut tumbuh secara agresif. Pada akhir abad ke-19, sistem ini membentang sejauh 10.000 mil. Ini menghubungkan New York dengan Boston, Montreal, Chicago, dan St. Louis.
Di bawah putranya William, perusahaan mengakuisisi New York, West Shore, dan Buffalo Railroad pada tahun 1885. Hal ini menambah jalur di sisi barat Sungai Hudson. Kekaisaran ini dibangun dengan kecepatan dan skala.
Penurunan Panjang
Era pasca Perang Dunia II membawa masalah. Jalur kereta api mulai menurun. Antara tahun 1946 dan 1958, perusahaan ini menghentikan empat dari enam perjalanan penumpang cepat harian antara New York dan Chicago. Perjalanan kereta api mulai kalah dibandingkan mobil dan pesawat. Bisnis pengangkutan juga mengalami kesulitan.
Industri ini menanggapinya dengan merger besar-besaran dan pada akhirnya berakibat fatal. Pesaing utama New York Central adalah Pennsylvania Railroad. Keduanya sedang sakit. Pada tahun 1968, mereka bergabung untuk membentuk Penn Central Transportation Company. Raksasa baru ini memiliki lintasan sepanjang 21.000 mil.
Logika di balik merger tersebut tampaknya masuk akal pada saat itu. Para eksekutif mengharapkan adanya pembagian kerja. Barang akan dikirim ke New York dan New England di utara sepanjang rute permukaan air di New York Central. Jalur utama Pennsylvania akan melayani kebutuhan industri di Philadelphia, Baltimore, dan lembah Delaware dan Schuylkill.
Itu gagal. Integrasinya berantakan. Jalan baru tersebut mengalami kebangkrutan pada bulan Juni 1970.
Akhir Sebuah Era
Keruntuhannya terjadi dengan cepat. Pada tahun 1971, pemerintah federal turun tangan. Perusahaan Penumpang Kereta Api Nasional, yang dikenal sebagai Amtrak, mengambil alih layanan penumpang. Hal ini menandai berakhirnya kereta penumpang jarak jauh di bekas jalur New York Central.
Aset kereta api yang tersisa tidak hilang. Mereka digabungkan dengan lima jalur lainnya. Hal ini terjadi pada bulan April 1976. Entitas barunya adalah Consolidated Rail Corporation, atau Conrail. Namun, rute New York–Washington kemudian dialihkan kembali ke Amtrak.
Lokomotif 999 sudah lama hilang. Empire State Express tidak lagi beroperasi. Namun jalur tersebut menceritakan kisah perluasan yang cepat dan keruntuhan yang tiba-tiba. New York Central pernah menjadi tulang punggung transportasi Amerika. Kemudian hal ini menjadi sebuah kisah peringatan tentang perluasan yang berlebihan.
Lanskap perkeretaapian Amerika telah berubah. Amtrak masih beroperasi di banyak rute lama tersebut. Koridor pengangkutan tetap penting. Namun era raksasa kereta api swasta yang terintegrasi seperti New York Central telah berakhir. Rekor kecepatan 112 mil per jam dipecahkan beberapa dekade lalu. Namun kemerosotan perusahaan tetap menjadi fakta sejarah.

























